msgbartop
Tempat yang indah untuk berbagi
msgbarbottom
You are here: Home » islam » Mengiringi Dosa dengan Istigfar

10 Nov 09 Mengiringi Dosa dengan Istigfar

hati-hatilah dalam bertindak.

Mungkin itu yang dapat saya katakan.

Tidak ada yang absolute di dunia ini. Kecuali Beliau yang maha berkehendak.

Hal yang baik bisa jadi salah apa tidak ditempatkan pada tempat yang tepat. Begitu pula sebaliknya.

Contoh:
Seseorang yang membaca istighfar tetapi terus-menerus berbuat dosa, maka ia akan dianggap mengolok-olok Tuhannya.
Hal ini berdasarkan hadis

Orang yang memohon ampunan kepada Allah (membaca istigfar) tetapi ia terus-menerus berbuat dosa, maka ia dianggap memperolok-olok Tuhannya. – (H.R. Al-Baihaqi)

Bagaimana?
Apa sobat rajin berbuat dosa?

Apa sobat berbuat dosa, kemudian membaca istigfar tetapi dosa tersebut terus dilakukan? (Istigfar sebagai pengiring berbuat dosa?)

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Selamat idul fitri (with sms lebaran + kartu ucapan idul fitri)
  2. mendulang dolar disitus mobile dengan admob
  3. Kenapa Banyak Orang Belum Yakin Kalo Insya Allah Itu Janji
  4. Jadilah pemberani dengan ketakutan

Tags:

Reader's Comments

  1. |

    wew… baru denger tuh hadis yang begitu….

    [Reply]

    Reply to this comment
  2. |

    istighfar = penghapus dosa ringan/kecil.. apalagi manusia yang ga pernah luput dari salah dan dosa.. jadi gimana tuh??

    [Reply]

    admin Reply:

    @New Bie Oon, itu semua harus diikuti dengan taubat nasuha (taubat sebenarnya) dan berjanji tak akan mengulanginya.

    jadi jangan jadi orang yang istigfar iya, tapi dosa terus2an diperbuat

    [Reply]

    Reply to this comment
  3. |

    kita berdoa mohon kepada Alloh, terus pasrah tapi tidak untuk menyerah terus usaha

    [Reply]

    Reply to this comment

Leave a Comment

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline

Switch to our mobile site