Sampai sekarang, saya masih tidak percaya terlahir di negara Indonesia.
Untuk adanya negara Indonesia pun saya sungguh-sungguh tak percaya.
Bagaimana bisa ada bangsa yang berdiri dari berbagai macam kultur, suku, dan keadaan yang terpisah-pisah oleh pulau-pulau.
Saya hanya dapat bersyukur kepada para pemuda Indonesia 1928 yang telah mengerahkan tenaga dan pikirannya untuk menyatukan bangsa kita.
Sudah hampir 81 tahun bangsa kita bersatu (secara formal) dan sudah 64 tahun bangsa kita merdeka. Bangsa kita masih tetap menjadi bangsa terkaya dengan berbagai keragaman yang ada yang saling melengkapi dan membuat Indonesia.
Mungkin Indonesia tak akan dikenal sebagai negara pemilik batik jika tak ada Pekalongan – kota batik. Tak akan dikenal sebagai negara pemilik seni reog jika tak ada Ponorogo atau mungkin Indonesia tak akan begitu ramai oleh mendoan jika tidak ada Purwokerto dan tentu saja, masih banyak yang lain.
Semuanya saling melengkapi dan membuatnya menjadi begitu kompleks namun seragam.
Semua yang disatukan itu masih tetap terjaga dengan slogan yang tertulis di setiap lambang bangsa Garuda Pancasila yang berbunyi BHINEKA TUNGGAL IKA
Tak ada yang lebih membanggakan selain negara kita, Indonesia.
Bangganya…
Related posts:

