mungkin anda sudah berkali-kali diajarkan bahwa mementingkan kepentingan orang lain (umum) itu lebih baik ketimbang mementingkan kepentingan diri sendiri.
Yup, gak salah memang. Jangan sampai kita jadi orang yang egois karena kita itu makhluk sosial. Makhluk yang hidup bersama dengan orang lain.
Namun ada suatu keadaan dimana kita dianjurkan untuk mementingkan diri sendiri ketimbang orang lain.
:sip: kita dianjurkan untuk mengutamakan diri sendiri ketimbang orang lain yaitu dalam hal IBADAH.
Contoh:
Kamu sudah mempunyai teman lelaki yang siap jadi suami kamu. Kamu dan dia berasa cocok dan ada rasa cinta. Tetapi sahabat kamu ternyata juga menyukai dia.
Walaupun kamu tidak ingin temen makan temen tapi masalah pernikahan adalah sunah rasul dan merupakan ibadah yang akan menyempurnakan ibadah yang lain maka lebih baik kamu menikah saja dengan dia. Toh, apabila kamu berikan dia kepada temanmu belum tentu teman kamu dan dia saling cocok dan belum tentu juga kamu akan mendapat yang lebih baik dari dia bahkan sepadan.
Pokoknya untuk masalah ibadah kerjakan untuk dirimu sendiri dan jangan beri ke orang lain sehingga kamu kehilangan ibadahmu.
inspirasi oleh Ketika Cinta Bertasbih
- ada saat dimana kita harus sendiri
- contoh mementingkan diri sendiri
- janganlah mementingkan diri sendiri
Related posts:
- makna rasa sakit|mengapa kita merasa sakit|mengapa kita diberi rasa sakit (menurut gue)
- cara membangun percaya diri | tips anti salting salah tingkah
- Antara pensil, ballpen, dan tips membangun rasa PERCAYA DIRI (PD)
- hormon rasa cinta kita hanya bertahan 4 tahun | bagaimana agar cinta kita awet?
- cara menyembuhkan mimisan | Menanggulangi mimisan | apa yang harus dilakukan jika kita mimisan

